AtimNews.com | ACEH TIMUR -Sejak diberitakan beberapa kali oleh sejumlah media terkait Proyek asal jadi, pengerasan jalan Desa Jambo Labu, Kecamatan Birem bayeun, kini plang Proyek yang di pasang di persimpangaan jalan menuju desa setempat, sudah tidak terlihat.
Warga menyebutkan bahwa plang proyek itu hanya terpasang 2 hari di lokasi itu."sejak warga memmprotes terkait pengerasan jalan tersebut karena setelah di timbun tanah jalan tersebut sulit untuk dilewati warga. Papan nama langsuung di copot, namun kita tidak tahu kenapa dan siapa yang menghilangkan plang nama proyek ini, ujar warga sejumlah masyarakat yang meminta namanya tidak di publikasikan kamis (28/12)
Warga mecurigai bahwa proyek tersebut trindikasi di bangun tidak sesuai anggran maupun spek yang di pruntukan," wajarlah masyarakat mencurigai jika proyek itu di bangun tidak sesuai anggaran dan speknyakaarena seelah dii protes warga pelaksana pekerjaan bukan makin memperbaaki tapi ingin berupaya menghilangkan bukti, dengan tidak llagi memaasang plang proyek, ujar warga yang geram dengan proyek asaljadi tersebut yang hanya terkesan membuang buang anggran. Masyarakat juga meminta pengawas dana Otsus Aceh turun meninjau lokasi dan mendesak pelaksana kembali menambah batu kerikil pada badan jalan sehingga saat dilanda hujan badan jalan tidak licin.
Seperti diketahui paket proyek pengerasan jalan jambo labu kecamatan birem bayeuun bersumber dari dana otsus tahun 2017, sebesar Rp 477557000. Pelaksana CV Cipta Maju Mandiri. (Radaraceh.com)
Teks Poto: Plang poyek yang seebelumnya terpasang kini sudah tiada.

