ATIMNEWS.COM | ACEH TIMUR - Masyarakat kacamatan Julok, meminta kepada pemerintah Provinsi Aceh khususnya Dinas Pengairan Aceh untuk segera meninjau proyek pembangunan sumur bor yang berada di Dusun Seumantip, Gampong Ujong Tunong, Kecamatan Julok, Aceh Timur karena hingga saat ini belum dapat dimamfaatkan dan dinilai telah merugikan masyarakat.
Hal itu diungkapkan, Ferry Munandar, tokoh muda Aceh kepada media Senin 29 Januari 2018. Menuturkan sumur bor itu dibangun pada tahun 2016, dan saat ini kondisinya telah ditumbuhi semak bellukar, dan belum pernah berfungsi sejak mulai dibangun, kata Ferry.
"Mata pencaharian masyarakat Aceh manyoritas petani begitu juga dengan masyarakat Julok, kita khawatir jika sumur bor yang dibangun dari APBA ini tidak akan pernah dimamfaatkan, ungkap ferry.
Kata dia, sawah di Kecamatan Julok manyotitas hanya tanam padi setahun sekali maka dari itu masyarakat butuh sumur bor dengan tujuan agar masyarakat bisa bercocok tanam setahun Dua kali. Tapi nyatanya, sumur bor dengan anggaran ratusan juta itu, tidak dapat difungsikan, ujung-ujungkan tetap masyarakat yang rugi, ungkap Ferry Munandar.
Ferry sangat mengharapkan kepada pemerintah Aceh khususnya Dinas Pengairan Provinsi Aceh agar segera turun kelapangan untuk meninjau langsung proyek pembangunan sumur bor yang diduga dikerjakan asal jadi oleh pemborongnya itu.
"Ini menyangkut isi perut rakyat, dan ini tidak bisa dibiarkan, karena jika sumber ekonomi atau mata pencaharian warga terganggu, jangan salahkan rakyat jika mereka bertindak," ancam Ferry. (Ardy)

