AtimNews.com | Blangpidie - Ketua Umum Forum Silaturrahmi Mahasiswa Aceh Barat Daya Uin - Ar-Raniry, Zulfazli memberikan apresiasi atas keterbukaan informasi yang dilakukan oleh pemda Abdya terkait tes tenaga Kontrak di kabupaten tersebut. Ungkapnya lewat siaran rilis yang diterima media ini. Minggu (31/12).
"Langkah yang dilakukan oleh pemda dalam memberikan informasi sudah tepat. Namun demikian kita tetap selalu mengontrol atas kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Apalagi terkait hasil tes tenaga kontrak," katanya.
Zulfazli menambahkan, mendaftarnya calon tenaga kontrak sebesar 9.672 orang tersebut bukanlah angka yang sedikit, apalagi kebutuhan pemda hanya sekitar 1.300 orang.
"Maka dari itu, kita sangat mengaharapkan pemda bersikap profesional atas 9.672 orang tersebut. Sebab mereka semua adalah putra-putri terbaik Aceh Barat Daya," ujarnya.
Tentunya sambung Zulfazli, dibukanya tes tenaga kontrak tersebut untuk bisa merekrut putra - putri Abdya yang mempunyai kualitas dibidangnya masing-masing. Maka dari itu pemerintah harus jeli dan efektif dalam menyaring orang-orang yang sepatutnya dilewatkan dan sebaliknya.
"Bagi mereka yg lulus test kontrak nantinya tentu akan menunjang kinerja pemerintah dan kita harapkan ada kepastian keterbukaan informasi bagi mereka yg mencapai nilai terbaik,hal ini untuk mecegah unsur nepotisme di lingkaran pemerintah ABDYA.
Sebab kita menginginkan Abdya kedepan menjadi kabupaten yang terus maju dibidang birokrasi dengan adanya bantuan dari orang-orang yang berkualitas yang dilewatkan oleh pemerintah," papar Zulfazli.
Pemuda Manggeng tersebut juga memaparkan, jika proses kelulusan yang dilakukan oleh pemerintah daerah sesuai dengan kiteria kebutuhan, dia yakin peserta yang dinyatakan tidak lulus bisa menerima dengan lapang dada.
"Pesan kita kepada pemerintah agar benar-benar meluluskan tenaga kontrak sesuai kebutuhan daerah" tutupnya. (Rls)

