AtimNews.com | Aceh Timur - Pelajar Islam Indonesia (PII) Perguruan Tinggi Langsa Aulia Ramadhan, Menyampaikan rasa prihatin atas beredarnya buku bermuatan konten pornografi yang beredar di SMP Sungai Raya, Aceh Timur, ucapnya kepada awak media. Kamis (01/02). Di Perlak Timur.
Buku bacaan tersebut bermuatan pornografi di temukan beredar di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Sungai Raya kabupaten Aceh Timur, spontan mengejutkan publik seperti yang di beritakan oleh beberapa media Online, Buku bermuatan konten pornografi tersebut, terlihat jelas dari segi penulisan juga gambar.
"Sungguh sangat di sayangkan bila buku yang bermuatan pornografi tidak segera di cabut, pelajar akan terjurumus dalam hal-hal yang bersifat negatif." Ujarnya.
Karena pelajar masa kini adalah pemimpin masa depan, kalau hari ini regenerasi di rusak dengan adanya buku berbau konten pornografi maka tidak dapat di pungkiri pemimpin di masa mendatang akan hancur di masanya.
Kemudian ia melanjutkan, "Kami meminta kepada pemerintah Aceh Timur terkhususkan Kepada pihak sekolah terkait untuk segera mencabut dan mengatasi permasalah tersebut, jangan sampai buku tersebut tersebar luar di penjuru negeri, itu jelas menjadi penyakit di kalangan pelajar."jelasnya.
Sebagai organisasi pelajar Islam, PII Perguruan Tinggi Langsa, kami sedang marak-maraknya mensosialisasikan program semangat Literasi dalam mewujudkan generasi Aceh carong, kalau hal ini muncul, tentunya akan mengikis misi mulia yang kami jalankan.
"Pelajar adalah investasi Aceh di masa mendatang, seyogyanya pemerintah Aceh Timur menjaga hal sedemikian, kesalahan itu agar tidak terulang kembali, terlebih Aceh sebagai bumi serambi mekah, yang menegakkan syariat Islam secara kaffah". Imbuhnya.
Dengan izin Allah SWT, kata Aulia Ramadhan, kami selaku organisasi pelajar siap membantu pemerintah dalam menciptakan generasi pelajar yang islami, kami dan mengajak masyarakat juga orang tua untuk menjaga dan mengontrol bahan bacaan pelajar terlebih anak di bawah Umur yang sangat membutuhkan didikan dan binaan orang tua.
Harapan besarnya dan PII perguruan tinggi Langsa, turut di sampaikan olehnya, "kami berharap kepada pemerintah Aceh Timur dan dinas Pendidikan untuk benar-benar meng kroscek, buku-buku yang di salurkan ke sekolah-sekolah, guna menghindari hal-hal yang serupa."tutupnya. (Bayu)

