Apa sih manfaat belajar sejarah? Membosankan nggak sih?
Apa sih istimewanya mempelajari sejarah?
Apa mempelajari sejarah tidak membuang-buang waktu karena membuat orang terpaku pada masa lalu, apa tidak lebih baik membicarakan kemungkinan-kemungkinan masa datang yang lebih berguna? Mungkin bagi sebagian orang menganggapnya demikian, tentu tidak bagi mereka yang pecinta sejarah. Tau gak sih ternyata mempelajari sejarah itu penting lho dan tentunya mengasyikkan. Lalu mengapa ada orang yang tidak suka dan menganggap sejarah membosankan atau sebaliknya? Tentunya banyak sekali faktor yang menyebabkannya.
Disini saya akan sedikit membahas mengapa orang-orang sering menganggap sejarah membosankan dan banyak lagi hal lain tentang sejarah. Penasaran? Makanya baca sampai tuntas ya! Dalam pembelajaran mata pelajaran sejarah sering kali kita merasa jenuh, ngantuk, membosankan, ditambah guru sejarah yang identik dengan kekunoannya dan dan masih ada sejuta alasan lagi bagi mereka untuk dapat mengikuti mata pelajaran sejarah dengan baik. Hal ini karena kita sering menganggap sejarah itu identik dengan hal-hal yang kuno.
Metode ceramah dalam pembelajaran juga ternyata sangat membosankan. Metode ini secara tidak langsung akan membunuh rasa keingintahuan dalam diri kita karena mau tidak mau pembelajaran akan di dominasi oleh guru dan siswa hanya sebagai pendengar setia. Kalau kata mahasiswa Psikologi sih seperti itu.
Bagi sebagian orang, sejarah termasuk salah satu pelajaran yang menyusahkan di sekolah atau kampus. Mengapa? Karena mereka harus banyak menghafal nama-nama tokoh, peristiwa, tahun kejadian, sampai tempat tertentu, belum lagi kronologis peristiwa-peristiwa masa lalu yang membingungkan. Kemudian sampai pada tingkat sejarah dianggap sama mengerikannya dengan kimia. Wah masak separah itu sih? Bisa jadi kan bagi mereka yang malas menghafal dan membaca, jangan-jangan kamu salah satunya nih?
Padahal, sejarah bisa menjadi salah satu pelajaran mengasyikkan di tengah kemajuan teknologi yang begitu cepat seperti sekarang. Sejarah tidak hanya ada di buku-buku tebal, tetapi juga di berbagai media dan tempat. Masa iya sih? Percaya deh kalau kamu tidak hanya mempelajari sejarah dari ceramah dan buku-buku tebal pasti kamu akan mengakui sejarah itu menarik. Sebut saja novel, film dan video, teater, diskusi, berkunjung ke museum dan gedung-gedung tua, koleksi benda antik, hingga bertanya kepada saksi hidup. Sangat menantang dan seru kan? Apalagi buat kamu yang suka membaca dan berpetualangan.
Ada banyak film sejarah terkait Indonesia, seperti November 1828, Tjoet Nja' Dhien, Sang Kiai, Soegija, Gie, Oeroeg, Hati Merdeka, Sang Penari, 3 Nafas Likas, Cahaya dari Timur: Beta Maluku, Soekarno: Indonesia Merdeka, dan Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI. Di luar itu juga ada film dokumenter dan video singkat tentang suatu peristiwa yang bertebaran di internet. Tips ini tentu cocok buat kamu yang hobi nonton.
Tidak hanya seru dan menarik, sejarah ternyata juga sangat bermanfaat untuk dipelajari. Kenapa? Alasannya banyak, tapi saya hanya akan membahas beberapa supaya kamu lebih tertarik dan semangat belajar sejarah. Penasaran? Langsung baca aja yuk!
Tahukah kamu kenapa Sukarno bisa melakukan revolusi? Karena dia berani dan karena dia banyak baca buku–jadi dia cerdas. Satu lagi : dan dia suka sekali belajar sejarah. Ingat kata-katanya : "Jangan sekali-kali melupakan sejarah". Maka pelajarilah sejarah–kecuali jika kamu tidak punya mimpi yang besar. Masa iya sih gak mau jadi orang hebat? Dipikirkan lagi ya!
Menginspirasi Suatu Pergerakan juga merupakan manfaat mempelajari sejarah. Sangat banyak pergerakan terinspirasi dari sejarah. Contohnya peristiwa penaklukan Konstantinopel oleh Sultan Muhammad Fatih (pada 1453) : Tahu darimana dia dapat inspirasi? Dari sejarah penaklukkan demi penaklukkan oleh Nabi Muhammad! Tidak hanya sampai disitu, sejarah kekalahan demi kekalahan dan keberhasilan kaum muslimin dipelajarinya betul-betul. Dicatatnya dan dijadikan pembelajaran.
Kita bisa mendapatkan pelajaran dari semua peristiwa sejarah untuk diaplikasikan dalam pergerakan saat ini? (pergerakan misalnya berorganisasi, membuat blog yang besar, membuat perusahaan, dsb). Satu lagi, sejarah memberitahu kita kekalahan-kekalahan yang pernah dialami nenek moyang kita, sehingga kita bisa mengetahui dan mengambil hikmahnya, supaya kita tidak jatuh ke lubang yang sama untuk kedua kalinya. Ingat! Keledai yang bodoh saja tidak akan lompat untuk kedua kalinya ke dalam lubang yang sama.
Sejarah tentunya membantu kita "mencari bukti peradaban" Sejarah bisa ditemukan dalam bentuk apa saja. Dari tulisan-tulisan, koin-koin, atau cerita dari mulut ke mulut. Dan dari situlah kita bisa mendapatkan bukti peradaban kalau dulu pernah ada peristiwa hebat di tanah tempat kita berdiri. Misalnya koin era Majapahit, dan tulisan-tulisan tentang Majapahit, dan pahatan tentang Majapahit dapat menjadi bukti peradaban adanya Majapahit.
Kamu pernah menulis silsilah keluargamu tidak? Kalau pernah itulah gunanya sejarah. Sejarah memberi tahu kita siapa orang tua kita dan darimana mereka berasal. Masa iya kamu mau dianggap anak yang gak jelas asal-asulnya sih! Pasti gak mau kan?
Sejarah juga dapat meningkatkan kemampuan analisa. Apa hubungannya sejarah dengan kemampuan analisa? Erat sekali! Lihat :Sebagian dari sejarah adalah peristiwa penaklukan, perang, demonstrasi, dan revolusi. Demonstrasi, revolusi, dan sebagainya. itu menyebabkan perubahan arah sejarah. Dari sini kita belajar menganalisa apa yang bisa menyebabkan perubahan arah sejarah.
Dan masih banyak lagi manfaat belajar sejarah. Kalau penasaran, tunggu saja tulisan selanjutnya ya! Atau mungkin kamu masih belum juga tertarik belajar sejarah. Wah parah juga! tapi nggak apa-apa kok, mungkin kamu bukan tipe orang yang menyukai hal-hal yang berkaitan dengan cerita-cerita kuno, toh semua orang punya obsesinya masing-masing kan?
Penulis :
Nama: Ina Hayatun Niza
Usia: 18 tahun
Pendidikan: Mahasiswa Kedokteran universitas Syiah Kuala

