AtimNews.com | Aceh Timur - Senator DPD RI asal Aceh, H Fachrul Razi, MIP mengunjungi lokasi ledakan di Gampong Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, Jumat 27 April 2018 sekitar pukul 16.00 Wib.
Menurutnya hingga saat ini, sumur tersebut masih mengeluarkan minyak bercambur air beserta gas. "Ini sangat berbahaya bagi masyarakat sekitar jika semburan minyak tersebut tidak dihentikan oleh pemerintah melalui Pertamina atau lembaga terkait dengan menggunakan alat khusus yang dimiliki oleh negara" ungkapnya.
Fachrul Razi mengatakan bahwa kondisi ini harus segera dicegah agar kedepan tidak terjadi ledakan susulan dilokasi lainnya, oleh karena itu dirinya mendesak pemerintah pusat untuk lebih serius memperhatikan bencana ini. "Saya menilai ini bencana nasional karena menelan 20 orang lebih dan menyangkut pengelolaan perminyakan yang merupakan ranah pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh," tegasnya.
Dilokasi, Senator Fachrul Razi diterima Wakapolres Aceh Timur, Kabag Ops Polres Aceh Timur Kompol Raja Gunawan, Camat Ranto Peureulak, Aceh Timur, Saiful. Dalam Penyampaian yang disampaikan oleh Kompol Raja Gunawan kepada Senator Fachrul Razi, menjelaskan kondisi terkini dilapangan jumlah korban yang meninggal.
Fachrul Razi memberikan apresiasi kepada Kapolres Aceh Timur atas kesiagaan nya dalam menjaga keamanan dan kondisi di lapanSenator Fachrul Razi Kunjungi Lokasi Ledakan di Ranto Peureulak Aceh Timur.
Sementara itu dirinya juga memberikan apresiasi kepada Posko Pemerintah Daerah yang juga di koordinir oleh Camat Ranto Peurelak.
Dalam kunjungan tersebut, Senator Fachrul Razi mengunjungi titik ledakan dan lokasi penampungan minyak sementara akibat keluarnya minya yang terus menerus. "Dilokasi sangat rentan dengan bau dan percikan minyak yang diterbangkan oleh angin, ini berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan masyarakat sekitar," jelas Fachrul Razi.
Menurut laporan terakhir, Camat Ranto Peureulak, Aceh Timur, Saiful menyebutkan jumlah korban meninggal dunia akibat ledakan sumur minyak tradisional di Dusun Bhakti, Gampong Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, hingga hari Jumat dini hari sebanyak 22 orang, sedangkan jumlah korban luka bakar yang masih dirawat di rumah sakit berjumlah 40 orang. "Posko informasi Polres Aceh Timur perlu kita berikan apresiasi atas perkembangan yang terus di pantau 24 jam dilapangan," jelas Senator Muda ini. (Romy)

