Label

Sumur minyak terbakar, 15 Orang Meninggal Dunia, 40 Orang keritis

admin
Rabu, 25 April 2018
Last Updated 2018-04-25T18:12:30Z

AtimNews.com | Aceh Timur - Sumur minyak tradisional di tengah pemukiman warga di dusun Bahagia, Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Pereulak, terbakar, akibatnya 15 orang meninggal dunia dan 40 korban keritis. insiden na'as itu terjadi pada Rabu (25/4/2018) pukul 2.00 WIB. 

Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro, mengatakan identitas  korban meninggal dunia yakni, NZ30 warga pasir putih.

AZ35 warga Punti Payung.
ER32 pasir putih. SH70 warga pasir putih. MW55 Bhom lama. NN32 Bhom lama. RA Pasir putih.

HD warga Alue dua. SD warga AluBate. PJ warga Bhom lama. lima orang belum di ketahui identitasnya, kata AKBP  Wahyu Kuncoro saat turun ke lokasi.

"Kemungkinan jumlah korban yang meninggal bertambah, sedangkan luka berat 40 orang yang telah  dirujuk ke empat rumah sakit, katanya.

Kapolres juga mengatakan penyebab kebakaran sumur minyak tradisional itu, masih dalam penyelidikan pihaknya.

"Kita masih berupaya memadamkan api, dengan menurunkan tim ahli dari pertamina, penyebab kebakaran belum kita ketahui, kata Kapolres.

Pantauan dilokasi media ini ketinggian api di lokasi menacapai sekitar 30 meter, titik api pada sumur yang baru saja di bor oleh warga mengeluarkan gas bercampur minyak mentah tepat di samping salah satu rumah warga.

"Sumur itu baru selesai di bor oleh pemiliknya tadi malam, dengan kedalaman 258 meter atau 46 pipa,  kata Puadi Muklis warga setempat saat ditemui di lokasi.

Puadi juga mengatakan saat pengeboran selesai, minyak mentah dan gas menyembur dari lubang sumur, maka saat itu banyak warga yang datang untuk menpulkan minyak yang tumpah di tanah." maka itu banyak korban yang terbakar pada insiden ini, namun belum diketahui asal muasal api, dan penyebab kebakaran, kata Puadi.

Di jelaskan Puadi, api mulai menyala, pada pukul 2.00 WIB malam, namun hingga pukul 12.00 WIB siang, api yang berkobar kobar itu belum dapat di padamkan, insiden itu juga menjadi tontonan warga.

Selain itu Syahrizal Fauzi Kepala Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD), mengatakan masih menunggu tim teknisi pertamina untuk tindak lanjut dari kebakaran sumur minyak itu.

"Kita tunggu tim teknisi pertamina karena ini wilayah pertamina, setelah mereka tinjau maka mereka yang paham penanganan ini. Warga yang terkena dampak juga diberikan bantuan masa panik,  ujar Syahrizal.

Kepala desa setempat Burhanuddin menyebutkan beberapa korban masih belum dapat di evakuasi dari sekitar titik api yang  masih berkobar, dab telah menjadi abu terbakar, terkait peristiwa itu warga meminta api dapat segera dipadamkan. (bayu)
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Video Terpopuler