ATIMNEWS.COM, ACEH UTARA - Sekretaris jendral BEM FISIP Unimal Nazaruddin(Atom),Proses pemilihan rektor akan berlangsung dalam waktu dekat ini.
Rektor yang merupakan pimpinan birokrasi tertinggi,sekaligus pembuat kebijakan terhadap berjalan kampus secara efektif bagi seluruh civitas akademika universitas malikussaleh.
Atom menambahkan bahwa mengingat provinsi Aceh yang memiliki kekhususan dan juluki sebagai serambi makkah. Masyarakat Aceh sangat kental dengan budaya keislaman yang dominan.
"Bagaimana tidak sudah sepatut nya ada syarat yang di tetapkan oleh kemenristek dikti,untuk menguji tes kitab suci bagi kandidat yang mengikuti proses pencalonan. Universitas malikussaleh sebagai kampus peradaban yang menjadi teladan bagi kampus kampus lain di republik ini."
Karena jika tidak di masukan syarat untuk menguji baca al qur'an ini menjadi persoalan bersama.
Din atom,dengan tegas mengatakan dan mengajak seluruh civitas akademika di unimal untuk bersama menuntut agar syarat mampu membaca al-qur'an di jadikan sebagai syarat pencalonan rektor universitas malikussaleh.
Hari ini ketika kemenristek dikti tidak lagi memasukkan mampu Al-Qur'an sebagai syarat utama bagi calon rektor ,besar kemungkinan kedepan kampus akan menjadi laboratorium yang mengikis nilai-nilai keislaman sebagai identitas masyarakat Aceh.

