![]() |
| Tanggul Batas lahan PTPN 1 JRU Jebol di Desa Alue Itam, Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur. |
AtimNews.com, ACEH TIMUR -- Aliran air sungai Alue Ie Mirah untuk petani sawah di empat Desa, Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur kembali jebol ke lahan PTPN 1 Julok Rayeuk Utara (JRU).
Hal tersebut diduga akibat pembuatan parit batas di lahan HGU PTPN 1 JRU dengan batas sungai Desa. Dimana kerusakan tanggul tersebut, tepatnya di Desa Alue Itam, Kecamatan setempat.
Akibatnya pasokan air ke lahan sawah warga tidak cukup, dan terancam kembali tidak bisa turun sawah setelah dua musim tanam para petani sawah di Kecamatan Indra Makmu gagal turun sawah akibat pasokan air melalui sungai tersebut tidak cukup dan ditambah lagi musim kemarau.
Para kelompok tani sawah di kecamatan Indra Makmu meminta Camat Indra Makmu agar segera memediasi terkait tanggul tersebut supaya pihak PTPN 1 segera membangun tanggul permanen dan serius.
"Kami sudah dua musim tanam tidak bisa turun sawah pak karena pasokan air tidak cukup, ditambah lagi kalo aliran sungai Alue Ie Mirah ini masuk kelahan PTP, kami bisa bisa tidak bisa turun sawah selamanya pak, karena air tidak ada" terang Bejo Utomo salah satu ketua kelompok tani di Gampong Alue Ie Mirah kepada awak media ini, Kamis, (23/05/2924).
Menurutnya, aliran sungai itu satu-satu nya sumber air untuk petani sawah di empat Desa dalam kecamatan Indra Makmu. "Kami berharap pihak muspika segera memediasi pekara ini" harap Bejo.
Selain itu, jelas Bejo, sepekan yang lalu memang pihak PTPN telah memperbaiki tanggul yang jebol tersebut, namun kembali jebol akibat hujan deras beberapa hari lalu. "Kami berharap tanggul itu ditutup secara permanen, dikala saat musim penghujan tiba tidak kembali jebol ke lahan perusahaan" pungkasnya.
Sementara itu, hingga berita ini tayang awak media belum mendapatkan konfirmasi dari pihak terkait.

