![]() |
Apriadi, Keuchik Gampong Alue Ie Itam dihubungi wartawan mengatakan, sapi yang dimangsa tersebut milik imam Sodri Khatib Mesjid Alur Itam.
Menurutnya, diketahui sapi nya dimangsa berawal dari salah satu ekor ternaknya tidak pulang ke kandang, lalu ia mencari dan bertemu seorang warga petani setempat yang memberi informasi bahwa beberapa waktu lalu ada suara besar diduga suara harimau.
"Sekitar pukul 7 malam baru kami ketahui keberadaan sapi tersebut, dan pagi ini kami bersama Muspika Indra Makmu turun langsung ke lokasi di mangsa tersebut, ternyata benar sapi milik Khatib Mesjid kami" jelas Keuchik Apriadi.
Selain itu, kata Keuchik Alue Ie Itam, selama tahun 2024, terdapat 3 ekor sapi milik warganya yang mati mengenaskan akibat dimangsa Harimau liar.
Sementara itu, Surianto, Keuchik Suka Makmu, Kecamatan setempat mengatakan, harimau tersebut juga sering berkeliaran di wilayah Desanya.
"Akibatnya, warga peternak dan petani di Desa saya merasa takut dengan kehadiran harimau tersebut" pungkasnya.
Menurutnya, saat ini banyak petani tidak lagi berani ke ladang sendiri karena was was dengan keberadaan harimau yang sering berkeliaran dekat pemukiman warga.
"Kami berharap, ada tindakan serius dari Pemerintah dinas terkait sebelum keselamatan warga juga terancam" harap Keuchik Surianto.


