Label

Banjir Parah di Indra Makmu Selama 3 Hari Hingga Telan Korban Jiwa, Dinsos Aceh Timur Masih Tutup Mata

Redaksi
Kamis, 27 November 2025
Last Updated 2025-11-27T09:37:17Z


AtimNews,com, Aceh Timur – Banjir parah kembali merendam 13 Desa Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur, sejak Senin malam kemarin. Ketinggian air yang terus meningkat membuat puluhan warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Namun, hingga hari ini, masyarakat menilai respon Pemerintah Kabupaten Aceh Timur masih sangat minim dan belum ada tersentuh bantuan masa panik.


Warga mengeluhkan tidak adanya langkah cepat dari pemerintah daerah, baik dalam penyediaan posko, pendataan kebutuhan mendesak, maupun bantuan logistik serta obat obatan. “Air sudah mulai satu meter lebih" ujar salah satu warga terdampak.



Sementara itu, saat di tanya terkait bantuan kabupaten yang belum juga tiba, Camat Indra Makmu Irwansyah Panjaitan mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Dinsos Kabupaten Aceh Timur. Kamis (27/11/2025).


Namun menurut nya, pihak Dinsos diminta untuk berkoordinasi dengan perusahaan lingkar Indra Makmu untuk kebutuhan dapur umum.


"Kami udah hubungi pihak kabupaten, untuk bantuan masa panik diminta berkoordinasi dengan perusahaan perusahaan yang ada di lingkar Kecamatan Indra Makmu, seperti perusahaan Medco, PTPN dan Tulang Raya" jelas nya.


Sebelumnya, Camat Indra makmu telah menyalurkan sepuluh sak beras 5 kilo sebanyak 10 goni ke beberapa Desa dari perusahaan Migas PT Medco E&P Malaka.


"Ini ada juga pak bantuan dari PTPN Julok Rayeuk Utara sebanyak 10 sak beras, Minyak 10 liter dan Indomie 10 kotak mau kita bagikan ke desa-desa terdampak" kata Irwansyah Panjaitan.


Sementara itu, Ketua Forum Keuchik Indra Makmu, Romi Syahputra menerangkan, kondisi Indra Makmu sangat darurat, sejumlah fasilitas umum dan rumah warga rusak hingga ada korban jiwa.


"Warga sudah mulai sakit sakitan di kembalikan pengungsian dan butuh obat obatan serta kebutuhan bayi" jelasnya.


Puluhan dapur umum telah di buka di sejumlah desa, para Keuchik sudah kuwalahan di sebabkan belum ada bantuan yang maksimal dari berbagai pihak.


"Kami Keuchik telah terutang beras dan sembako disejumlah kedai warga, karena sekali masak 8 hingga 10 sak untuk warga" terang Keuchik Romi.
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Video Terpopuler