Label

Medco E&P Malaka dan Asa yang Bangkit dari Genangan Banjir Aceh

Redaksi
Senin, 29 Desember 2025
Last Updated 2025-12-29T19:44:10Z


AtimNews.com, ACEH TIMUR -- Air masih menyisakan lumpur kecokelatan di halaman rumah warga. Perabotan rusak, sawah tertimbun endapan banjir, dan sebagian masyarakat masih berjuang memulihkan hidup pasca musibah banjir bandang di Provinsi Aceh. Di tengah kondisi itu, uluran tangan datang dari Perusahaan Migas Blok A PT Medco E&P Malaka. Selasa (30/12/2025).


Tak sekadar menyalurkan bantuan logistik, perusahaan energi yang beroperasi di Kabupaten Aceh Timur, Aceh ini memilih hadir langsung di tengah masyarakat terdampak banjir. Sejak hari-hari awal bencana, Medco E&P Malaka mengerahkan sumber daya yang dimiliki, mulai dari alat berat, bantuan medis, hingga sembako, untuk membantu warga bangkit.


Di Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur dan sejumlah wilayah lain yang terdampak parah, alat berat dikerahkan untuk membersihkan parit sawah yang rusak, membuka akses jalan, serta mempercepat pemulihan aktivitas warga. Bagi para petani, langkah ini menjadi angin segar. Parit yang tersumbat lumpur perlahan kembali mengalir, membuka harapan agar musim tanam berikutnya tidak sepenuhnya gagal.


“Bantuan alat berat ini sangat membantu masyarakat kami. Tanpa itu, pemulihan akan memakan waktu lama,” ujar Keuchik Irwansyah Kepala Desa Jambo Lubok.


Tak hanya fokus pada infrastruktur, Medco E&P Malaka juga memperhatikan sisi kemanusiaan. Tim perusahaan turun ke lokasi pengungsian, menyalurkan sembako, kebutuhan bayi, serta layanan medis bagi warga yang mulai terserang penyakit pascabanjir. Di beberapa titik, perusahaan bahkan menyediakan dukungan listrik dan komunikasi untuk membantu aktivitas darurat, seperti di Daerah terparah di Kabupaten Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Utara hingga ke Bener Meriah langka tim Medco membawa harapan.


Kehadiran Medco E&P Malaka mendapat apresiasi dari berbagai pihak hingga pemerintah. 


Irwansyah Panjaitan Camat Indra Makmu menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha sangat penting dalam penanganan bencana, terutama di wilayah yang aksesnya terbatas.


“Medco tidak hanya datang membawa bantuan, tapi juga ikut bekerja bersama masyarakat. Ini bentuk kepedulian yang nyata,” ungkapnya.


Bagi warga, bantuan itu bukan sekadar beras, obat-obatan, atau alat berat. Lebih dari itu, kehadiran tersebut memberi rasa bahwa mereka tidak sendirian menghadapi musibah. Di tengah lelah dan trauma akibat banjir, ada empati yang hadir, menyemangati untuk bangkit kembali.


Bencana memang meninggalkan luka, tetapi solidaritas mampu menumbuhkan harapan. Dan di Aceh, di antara lumpur dan sisa genangan, PT Medco E&P Malaka memilih berdiri bersama warga, menjadi bagian dari proses pemulihan, dari kepedulian, dan dari harapan yang terus menyala.


JURNALIS: ROMI SYAHPUTRA, S.H., M.H

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Video Terpopuler