![]() |
| Relawan Medis Muhamadiyah Beri Pengobatan Gratis bagi Korban Banjir di Indra Makmu. |
AtimNews.com, Aceh Timur — Relawan Medis Muhammadiyah memberikan pelayanan pengobatan gratis bagi masyarakat terdampak banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Aceh Timur. Sebanyak 21 tenaga relawan medis diterjunkan, terdiri dari dokter spesialis, perawat, apoteker, hingga tim psikososial.
Para relawan tersebut berasal dari berbagai daerah, di antaranya Rumah Sakit Penolong Kesengsaraan Umum (PKU) Muhammadiyah Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat (NTB), Gombong, serta dari Provinsi Aceh sendiri.
Dalam menjalankan misi kemanusiaan, tim relawan Medis Muhammadiyah turut menjangkau wilayah terisolir, seperti Desa Blang Senong Kecamatan Pante Bidari, Kecamatan Pante Bidari. Saat menuju daerah tersebut, para relawan didampingi oleh komunitas Indra Makmu Trail Adventure Expedition (IM-TRAX Aceh Timur), Muhammadiyah Aceh Timur serta tim Medis Puskesmas Alue Ie Mirah, Kecamatan Indra Makmu.
Selain memberikan layanan pengobatan gratis, relawan Medis Muhammadiyah juga melakukan pemulihan psikologis (psikososial) bagi anak-anak korban banjir. Pelayanan kesehatan dan pendampingan psikis ini tidak hanya dilakukan di Kecamatan Pante Bidari, tetapi juga diberikan kepada masyarakat terdampak banjir di berbagai Desa dalam Wilayah Kecamatan Indra Makmu.
Kegiatan tersebut sejalan dengan arahan Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, yang menekankan pentingnya pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah terisolir dan pedalaman pasca bencana.
Koordinator Tim Relawan Medis Muhammadiyah, dr. Muhammad Irfan Rizaldy, menyampaikan bahwa timnya telah berada di Aceh Timur, tepatnya di Desa Alue Ie Mirah Kecamatan Indra Makmu sebagai posko irama.
Menurutnya, pihaknya telah berada di daerah terdampak banjir selama tujuh hari dan direncanakan akan mengakhiri kegiatan kemanusiaan tersebut pada 20 Januari 2026 mendatang.
Sementara itu, Romi Syahputra, S.H., M.H., Ketua Forum Keuchik Kecamatan Indra Makmu, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim relawan Medis Muhammadiyah.
Menurutnya, kehadiran para relawan telah memberikan semangat baru bagi anak-anak serta membantu pemulihan kesehatan warga yang sakit akibat dampak banjir.
“Ini sangat berarti bagi masyarakat kami. Kehadiran relawan tidak hanya mengobati secara fisik, tetapi juga memulihkan semangat dan psikologis warga,” ujarnya.


