Label

Sanggar Daun Mekaum Akan Tampil Di Acara Aceh Internasional Rapai Festival

admin
Minggu, 04 November 2018
Last Updated 2018-11-05T02:31:30Z


ATIMNEWS.COM | Banda Aceh - Aceh Internasional Rapai Festival (ACIRAF) ke dua, yang diselenggarakan di kota Loksemawe yang tersebar di empat lokasi yaitu stadion tunas bangsa, lapangan Sudirman, gor UNIMAL Cunda dan Lokasi wisata waduk jeuleukat, Ratusan peserta penambuh rapai dan pemain musik perkusi yang berasal dari tingkat daerah, Nasional hingga internasional akan memeriah kan acara tersebut pada tanggal 04 s/d 07 November 2018.

Dalam kegiatan ini di ikuti oleh lima negara yakni malaysia, thailand, uzbekistan, Mesir dan Turki, sedangkan untuk peserta perkusi yang berasal dari indonesia di meriahkan oleh Sanggar Legaran Sati dari Sumatera Barat, Sanggar Alam Serang Dakko dari Sulawesi Selatan,  Sanggar Gempar Lima, Gendang Panjang Bengkalis, Riau dan sejumlah sanggar lainnya.

Untuk peserta yang berasal dari Aceh juga di hadiri oleh salah satu nya Sanggar yang baru terbentuk sekitar tahun 2015, sanggar ini khusus menampilkan tari daerah yang berasal dari kabupaten aceh singkil.

Sanggar ini di bentuk oleh sejumlah mahasiswa yang berasal dari kabupaten Aceh singkil yang saat ini berada di banda aceh yang masih berstatus mahasiswa, sanggar ini di nama kan Sanggar Daun Mekaum atau di singkat dengan (SDM).

Saat awak media konfirmasi via telfon kepada ketua sanggar daun mekaum pada hari minggu (05/11/18), Joni Syahputra Mengatakan "Sanggar Daun Mekaum sangat mengapresiasi panitia Aceh Rapa'i Internasional festival, yang telah mengundang kami turut serta di dalamnya.

 Sebab dengan adanya kegiatan seperti ini dapat merawat keutuhan serta kelestarian kebudayaan leluhur yang selaman ini kurang diperhatikan".

Adapun tari yang akan di tampilkan oleh sanggar daun mekaum yaitu tari dampeng yang di kolaborasikan dengan tari piring dan ambe ambeken.

Joni juga menambahkan "Dengan adanya festival ini kami juga mengharapkan semangat untuk berbudaya dari kalangan muda semakin termotivasi untuk tidak lagi bersikap acuh kepada kebudayaanya. Selayaknya kita merawat dan melestarikan kebudayaan ini, tutup nya.
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Video Terpopuler