AtimNews.com l Aceh Timur - Irwansyah atau akrab disapa 'Pak Guru', mantan kombatan GAM Sagoe Alue Ie Mirah Wilayah Peureulak tidak setuju dengan wacana Ketua KPA Muzakir Manaf ('Mualem') terkait Referendum.
Menurutnya, Lebih baik menuntut ke Uni Eropa dari pada menuntut Referendum, karena Aceh sudah jelas dengan UUPA dan MoU Helsinky "mari kita perjuangkan itu untuk diinplimentasikan sepenuhnya". Kata Pak Guru kepada media. Jum'at, 31 Mei 2019.
Lebih lanjut Pak Guru mengatakan, Aceh Memiliki hak khusus dan itu yang wajib diperjuangkan demi kesejatraan Rakyat.
"Kenapa sekarang baru di naungkan Referendum?, Nah sekarang kalau memang pemerintah pusat tidak ada itikad baik untuk merealisasi poin-poin Mou, sah-sah saja Referendum di teriakan. Tapi kita ada tim Uni Eropa sebagai pihak pemantau perdamaian Aceh"
Seharusnya lebih baik petingi-petingi GAM memanggil dan melaporkan sejauh mana sudah proses pemerintah Indonesia mrlaksanakan MoU di Aceh. kata Pak Guru seraya memberi saran.
Menurutnya, Bangsa Aceh punya power untuk memperjuangkan hak Aceh, karna Aceh sudah final, dan Aceh sebenarnya sudah dalam perlindungan politik internasional.
"Hemat saya pimpinan GAM sekarang sudah terlena dengan dunia politik Indonesia. Lebih baik menuntut ke Uni Eropa dari pada menuntut Referendum" tutupnya. (Romy)
