KPA Pidie Minta Masyarakat Waspadai Isu Provokatif Jelang 4 Desember

PIDIE — Komite Peralihan Aceh (KPA) Kabupaten Pidie mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk bersama-sama menjaga perdamaian, keamanan, dan ketertiban masyarakat menjelang peringatan Milad 4 Desember 2026.

Ajakan tersebut disampaikan KPA Pidie sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan perdamaian di Aceh. Masyarakat diharapkan dapat ikut mengambil peran dalam menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif menjelang momentum 4 Desember.

KPA Pidie menilai kondisi keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diminta untuk tidak hanya menjaga lingkungan masing-masing, tetapi juga menghindari berbagai tindakan maupun informasi yang dapat memicu keresahan di tengah masyarakat.

Dalam imbauannya, KPA Pidie meminta masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Masyarakat juga diharapkan dapat lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya berbagai kabar yang beredar melalui media sosial.

Menurut KPA Pidie, penyebaran informasi yang tidak jelas sumber maupun kebenarannya berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan mengganggu situasi keamanan. Karena itu, masyarakat diminta untuk mengedepankan sikap tenang serta tidak mudah terpancing oleh narasi yang dapat memicu konflik maupun perpecahan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga perdamaian Aceh dan menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif,” demikian imbauan KPA Kabupaten Pidie, Kamis (8/10/2026).

KPA Pidie juga mengajak seluruh elemen masyarakat, baik tokoh masyarakat maupun kelompok pemuda dan berbagai unsur lainnya, untuk ikut menjaga suasana Aceh tetap aman menjelang peringatan Milad 4 Desember.

Menurut mereka, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam mempertahankan kondisi yang kondusif. Setiap pihak diharapkan dapat menahan diri serta mengutamakan kepentingan bersama demi menjaga ketenangan masyarakat.

Momentum Milad 4 Desember 2026 diharapkan tidak menjadi alasan bagi munculnya berbagai tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban. Sebaliknya, peringatan tersebut diharapkan dapat berlangsung secara tertib dengan tetap mengedepankan semangat perdamaian.

KPA Pidie menegaskan bahwa perdamaian yang telah terbangun di Aceh perlu terus dijaga dan dirawat secara bersama-sama. Masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh provokasi dari pihak mana pun yang dapat mengganggu hubungan antarmasyarakat.

Selain menjaga keamanan, masyarakat juga diimbau untuk tetap menjaga komunikasi dan persaudaraan di tengah perbedaan pandangan. Sikap saling menghargai dinilai penting agar situasi Aceh tetap stabil dan masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.

KPA Pidie berharap seluruh masyarakat dapat menyambut momentum 4 Desember dengan suasana yang damai dan penuh tanggung jawab. Seluruh pihak diharapkan mampu menjaga ketertiban serta tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan masyarakat maupun mengganggu stabilitas keamanan.

Dengan adanya komitmen bersama tersebut, KPA Pidie berharap peringatan Milad 4 Desember 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

“Perdamaian Aceh merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, mari kita jaga bersama keamanan dan ketertiban serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya,” demikian pesan KPA Pidie.

KPA Pidie kembali mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh untuk mempertahankan suasana damai dan menjadikan momentum 4 Desember sebagai kesempatan untuk memperkuat komitmen bersama dalam merawat perdamaian di Aceh.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال